Kegiatan diinisiasi Yayasan THG yang berfokus pada pelestarian lingkungan. Kegiatan edukasi diberikan kepada anak-anak Yayasan Bantuan Anak Indonesia yang berada di Wilayah Center Anak di Banjar Pancoran Desa Panji Anom, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng pada tanggal 11 April 2026
Kegiatan disambut baik oleh beberapa orang tua asuh dari luar negeri, dan memberikan dukungan untuk edukasi lingkungan kepada anak-anak sejak dini.
Bahaya mikroplastik yang sangat jelas menimbulkan dampak kesehatan bagi manusia, hendak ditangani dengan bijaksana. Selain edukasi bahaya mikroplastik diberikan juga bagaimana cara mengelola sisa plastik dirumah masing-masing #gersaplast (Generation Save Plastics) yakni menyimpan sisa plastik, tidak membuang sembarangan sisa plastik kelingkungan #stopluutung.
Pengelolaan sisa plastik sangat penting dan kebiasaan memgurangi pengunaan plastik sekali pakai dengan konsep Rethink dan berani menolak menggunakan plastik dengan konsep Refuse.
Insert: Menurut data dari Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS), negara ini mampu menghasilkan sekitar 64 juta ton sampah plastik setiap tahunnya. Mikroplastik dapat menimbulkan potensi risiko kesehatan yang melibatkan gangguan kekebalan, kerusakan saraf otak, gangguan reproduksi, serta potensi karsinogenik. Selain itu, risiko kesehatan lainnya yang dapat ditimbulkan akibat mikroplastik dan bahan kimia yang terkandung di dalamnya mencakup gangguan reproduksi, gangguan fungsi hati, gangguan fungsi ginjal dan anemia.
Forum 22 Maret 2026 Sukses Hasil Forum Diskusi Klik Sini Dilanjutkan Road Show TTD MKD & Beach Cleaup Klik Sini Forkom Link Buleleng 2026 Agenda 2026: Diskusi Lingkungan dan Pembentukan Pengurus Pendaftaran Peserta Forum dari: Januari sd 17 Maret 2026 Hubungi Kontak Portofollio G46 Materi Forum Peserta Terdaftar Tujuan BEC Forum
Om Swastyastu Rahajeng Hari Raya Galungan Semeton sedharma semua, pada hari Rabu, 23 April 2025 Refleksi Galungan & Kuningan Dharma/kebenaran melandasi Pikiran, Ucapan dan Tindakan manusia Memperoleh Artha berdasarkan Dharma Artha untuk mencapai tujuan/keinginan manusia Tujuan keharmonisan hidup manusia Bentuk implementasi THK Perjalanan spiritual menuju puncak THK Dimulai dari dasar yakni Lingkungan Kolaborasi Aksi nyata Shanti Om Shanti Shanti Shanti Om Konsep keseimbangan dan keharmonisan kehidupan tak pernah lepas oleh keyakinan kita apa dan bagaimana alam ini terjadi, kerumitan kehidupan yang tidak terpikirkan dengan logika kita. Keterbatasan dan kemampuan manusia dalam perjalanan mencari arti jati diri, darimana kemana dan untuk apa?. Proses pencarian makna kehidupan yang tiada pangkal dan ujung, hal bijak yang dapat kita perbuat selalu berusaha terbaik. Tiga nilai untuk menuntun menuju keharmonisan kehidupan dan alam dikenal dengan istilah "Tri Hita Kara"....
THK Pembagian Tri Hita Karana Konsep keseimbangan dan keharmonisan kehidupan tak pernah lepas oleh keyakinan kita apa dan bagaimana alam ini terjadi, kerumitan kehidupan yang tidak terpikirkan dengan logika kita. Keterbatasan dan kemampuan manusia dalam perjalanan mencari arti jati diri, darimana kemana dan untuk apa?. Proses pencarian makna kehidupan yang tiada pangkal dan ujung, hal bijak yang dapat kita perbuat selalu berusaha terbaik. Tiga nilai untuk menuntun menuju keharmonisan kehidupan dan alam dikenal dengan " Tri Hita Kara ". Parhyangan (Spirit Harmony) , hubungan sang pencipta dengan manusia. Tuntunan Agama atau keyakinan kepercayaan salah satu bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan manusia yang penuh rahasia dan misteri yang belum bisa dipikirkan oleh manusia. Pawongan (Human Harmony) , hubungan harmonis antara manusia dengan manusia terciptanya perdamaian dunia, kesejahtraan manusia akan terwujud jika terjadi kolaborasi yang saling mendukung...