Postingan

BANKONA
Ing

Seminar Palemahan (Green Hita) Desa

Gambar
Seminar Palemahan Desa Seminar dilaksanakan di ruang pertemuan di restaurant kawasan Pantai Penimbangan, pada tanggal 8 Juli 2026. Seminar terselenggara atas kerjasama Yayasan THG Taruna Hita Global dengan Yayasan Bantuan Anak Indonesia Seminar dibuka oleh wakil Bupati Buleleng, melalui sambutan yang dibacakan Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng Luh Putu Adi Ariwati, S. E., M. Pd. Para undangan yang hadir dari: Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, diwakili Bidang Kesehatan Masyarakat. Kepala Desa Panji Anom dan Kepala Desa Pemaron, diwakili staf Desa. Kepala Sekolah se Desa Panji Anom dan se Desa Pemaron. Kepala Sekolah Pilot Projek Green Hita: SDN 1 Tukadmungga dan SMPN 4 Tejakula. Peserta yang turut hadir dari sispala SMAN 3 Singaraja dan SMKTI Bali Global Singaraja. Team Yayasan CIMB, Yayasan Anak serta Team Yayasan THG Dalam sambutan Wakil Bupati Buleleng menyatakan "Isu Lingkungan" saat ini bukan lagi menj...

Sampah Plastik – Tantangan Nyata bagi Bali

Gambar
 Sampah Plastik  Tantangan Nyata bagi Bali Pada tanggal 1 Juli bertempat di Darma Cita Sambangan, Buleleng Bali utara diselenggarakan Edukasi terkait isu lingkungan daerah sekitar. Peserta edukasi dari kelas 10 sebanyak 13 orang. Team pengajar Mr. Didier dan Mr. Budi berkolaborasi dalam kegiatan. Kegiatan berlangsung dengan interaktif, tanyangan video keindahan pulau Bali yang sudah terkenal ke seluruh dunia. Pertanyaan Mr. Didier sangat tajam "This is Bali" hampir semua peserta Anak menjawab sepontan "Yes". Tanyangan cuplikan video dan foto keindahan Bali, Mr Didier kembali bertanya, "Do You Love Bali" anak-anak Darma Cita menjawab dengan serempak "Yes" "Yes" Sesi berlanjut dengan penayangan beberapa video keadaan lingkungan sekitar, kondisi sungai, kondisi pantai yang penuh dengan sampah plastik. Pertanyaan sama dilontarkan "This is Bali?" "This is Bali" "This Bali" peserta semua diam dan diam hanya bisa ...

Bank Kona Plastik

Gambar
BANK KONA Pojok Kona Kona atau Bankona merupakan tempat untuk menampung sisa plastik yang belum terbuang kelingkungan disetiap sudut gang, seperti plastik kulit permen, sarimi, camilan dan sejenisnya NASABAH Pelayanan tiap hari Minggu Kami melayani jemput gratis sisa plastik bekas bersih dan kering, plus edukasi pembuatan Terra Hita Kompos. Bagi yang ingin menjual semua jenis plastik, terutama sisa plastik sekali pakai. Sesuai syarat dan ketentuan dari Pojok Kona Kona Jadi Nasabah

Peradaban Dunia diujung Mata Manusia

Gambar
Peradaban Maju Berlandaskan Spiritual Harapan semua bangsa terletak pada kemajuan generasinya menguasai kopentensi dan memiliki karakter yang kuat dalam membangun  peradaban umat manusia yang semakin maju. Tantangan kedepan semakin berat dan kompleks hanya dengan mempersiapkan generasi yang unggul dan maju yang mampu memecahkan berbagai permasalahan kedepan sehingga mampu mewujudkan cita-cita kehidupan bangsa yang sejahtera, makmur, aman dan sentosa. Konsep Tri Hita Karana di Bali sudah lama kita dengar, namun bangunan konsep ini belum tertanam dengan baik dibenak kita. Selogan untuk pemanis sudah sering kita dengar namun berlalu begitu saja bak hembusan angin hilang entah kemana dari benak kita sebagian besar. Pembagian wilayah lingkungan yang sangat arif dibuat ini merupakan kekuatan lokal (local Genius) mungkin secara istilah jarang dimiliki pada suatu daerah. Mengucapkan sudah begitu pasih dari sebagian besar dari kita "Tri Hita Karana", namun memaknai s...

Krisis Perdagangan Karbon

Gambar
Plant trees before cutting them down Renungi (Rethink) sebelum nebang pohon dan print kertas! 226g CO₂ = setara kamu nyalain lampu LED 10W selama 18 jam 1 rim 500 lembar = 113kg CO₂ = setara naik mobil bensin 450km 10 lembar/hari di kantor = 2,26kg CO₂/hari. Setahun = 565kg CO₂ = 25 pohon kerja setahun Dari mana hitungan 226g sebagai berikut: 1. Kertas + Tinta + Listrik Printer  lembar A4 80gsm + tinta laser + listrik printer: ∼20-25g CO₂. Ditambah Dampak Hilangnya Penyerap Karbon, 226g dipakai termasuk "karbon tersimpan yang hilang" karena 1 pohon ditebang  1 pohon dewasa nyerap ∼10-22kg CO₂/tahun. Kalau 1 rim 500 lembar = 1/8 pohon, maka "biaya karbon" per lembar jadi ∼25-45g. Kalau hitung pohon muda + energi pabrik + transportasi global, bisa naik ke 200-227g. Angkanya gabungkan: Emisi produksi + Emisi listrik + Emisi transportasi + Karbon yang "seharusnya" diserap pohon kalau nggak ditebang Print 1 Rim anda butuh 1 pohon besar selama 5 tahunan untuk me...

Lelang Lukisan Jejak Kaki dan Tangan

Gambar
 Syarat dan Ketentuan Juru lelang tidak berafiliasi dengan partai politik mana pun Bukan perusahaan, tapi individu Lelang pertama dimulai pada USD 460.00 Pemenang lelang diberikan Certificate of Merit Penutupan penawaran, 18 September 2026 Total lukisan 26 buah Klik sini Pelelang ..... Chat admin

Hitaglo Pameran ETW ke 4

Gambar
Pameran Eco Tourism Week ke-4 kembali digelar di The Meru Bali Beach Convention Center 2 pada tanggal 30-31 Mei 2026. ETW ke-4 diikuti 8 Eco Fitch Business dan 43 Stand Eco Community.  Hitaglo Natural Produk merupakan salah satu peserta yang mendapat kesempatan untuk mengikuti pameran produk ramah lingkunagn. Produk berbahan dasar bambu, kayu, kain dan pewarna alami, anyaman bambu dengan sentuhan lokal khas Desa Tigawasa, Kabupaten Buleleng, Bali. Produk Lukisan dengan pewarna alami seperti kunyit kuning, arang hitam dicampur getah alami sebagai perekat dan tahan lama serta tidak luntur. Jejak Kaki dan Tangan Merawat Bumi

Edukasi Bahaya Mikroplastik Nyata

Gambar
Kegiatan diinisiasi Yayasan THG Taruna Hita Global yang berfokus pada pelestarian lingkungan. Kegiatan edukasi diberikan kepada anak-anak Yayasan Bantuan Anak Indonesia yang berada di Wilayah Center Anak di Banjar Pancoran Desa Panji Anom, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng pada tanggal 11 April 2026 Kegiatan disambut baik oleh beberapa orang tua asuh dari luar negeri, dan memberikan dukungan untuk edukasi lingkungan kepada anak-anak sejak dini. Bahaya mikroplastik yang sangat jelas menimbulkan dampak kesehatan bagi manusia, hendak ditangani dengan bijaksana. Selain edukasi bahaya mikroplastik diberikan juga bagaimana cara mengelola sisa plastik dirumah masing-masing #gersaplast (Generation Save Plastics) yakni menyimpan sisa plastik, tidak membuang sembarangan sisa plastik kelingkungan #stopluutung. Pengelolaan sisa plastik sangat penting dan kebiasaan memgurangi pengunaan plastik sekali pakai dengan konsep Rethink dan berani menolak menggunakan plastik dengan konsep Refuse. Inser...

MKD Menjaga Kebersihan Dimanpun

Gambar
     Kolaborasi antara Yayasan THG Taruna Hita Global dengan Yayasan Bantuan Anak Indonesia dalam bersinergi dalam menjaga lingkungan yang berkelanjutan. Kegiatan berlangsung di Darma Cita Center di Desa Sambangan berupa edukasi #gersaplast #stopluutung #imzerowaste dan pemanfaatan sisa plastik. Gersaplast merupakan Gerakan Sapu Plastik, sebuah gerakan atau aksi bersama untuk menjaga lingkungan sekitar bersih dari sisa plastik. Kegiatan menyasar sungai, kali, got yang dilakukan secara berkelanjutan. Gersaplast juga bertujuan membentuk Generation Save Plastik yakni generasi yang mampu mengurangi plastik, baik dari segi pengelolaan maupun membangun midnset Rethink dan Refuse terhadap plastik. Stop Luutung bermakna Stop membuang sisa sembarangan. Edukasi dan pembiasaan stopluutung harus dimulai dari usia dini, membangun karakter peduli lingkungan Yayasan THG dan YBAI berkomitmen membina beberapa Sekolah TK, SD, SMP dan SMA/K dalam penerapan Green Hita Kurikulum. Pada akhir k...

Krisis Logika Vs Krisis Ikllim

Gambar
Yayasan THG Taruna Hita Global menyelenggarakan Forum Komunikasi Komunitas Lingkungan Kabupaten Buleleng di Singaraja pada tanggal 22-23 Maret 2026 yang bertajuk:  "KRISIS LOGIKA MELAHIRKAN KRISIS IKLIM BERDAMPAK KRISIS KEMANUSIAAN" Kegiatan ini dihadiri berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Acara tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya pola pikir yang logis dan bertanggung jawab dalam menyikapi isu lingkungan, khususnya krisis iklim yang kian nyata dampaknya.  Dalam diskusi yang berlangsung interaktif, peserta diajak memahami keterkaitan antara cara berpikir manusia dengan berbagai kerusakan lingkungan yang terjadi. Penekanan diberikan pada pentingnya perubahan perilaku sehari-hari sebagai langkah konkret menjaga kelestarian alam. Keynote Speaker Forum Bapak Ida Bagus Arya Yoga Bharata dan para peserta memberikan masukan dan saran dalam forum diskusi untuk Pengendalian Krisis Iklim di Kota Singaraja, disampaika...