Persembahan adalah salah satu bentuk bhakti paling suci dalam tradisi Hindu Bali. Canang, banten, dan sesajen adalah media kita berkomunikasi dengan Ida Sang Hyang Widhi, leluhur, dan alam. Di dalamnya ada makna: simbol kesucian, keikhlasan, dan harmoni. Tapi akhir-akhir ini ada satu pemandangan yang bikin kita berhenti sejenak. Masih banyak warga yang maturan canang berisi permen. Di luarnya terlihat indah, canang warna-warni ditata rapi. Tapi setelah beberapa hari, yang tertinggal bukan hanya sisa sesajen. Yang tertinggal adalah kulit permen dari plastik dan miris berserakan di sembarang tempat di tepi jalan, di sungai, sisa-sisa haturan dari pembungkus plastik. 1. Kehilangan Makna Dulu canang diisi dengan buah-buahan, jajan tradisional, dan bunga. Semua bisa kembali ke tanah. Tidak ada yang mencemari. Sekarang permen jadi pilihan karena praktis dan warnanya menarik. Tapi kita lupa bertanya: "Setelah dihaturkan, lalu bagaimana?" Makna "ngaturang yang terbaik d...